Searching...

Popular Posts

Sunday, January 6, 2013

KINERJA EKSPOR 2012: Produk Pertanian

11:35 PM
JAKARTA--Produk Pertanian menjadi satu-satunya komoditas ekspor yang tumbuh positif dalam periode ekspor 11 bulan pertama tahun lalu. Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis 2 Januari 2013 menunjukan total nilai ekspor menurun 6,25% menjadi US$174,76 miliar per November 2012 dari Rp186,41 miliar per November 2011. Hal tersebut disebabkan oleh turunnya sumbangan seluruh sektor komoditas ekspor kecuali pertanian yang tumbuh 10,05%. Nilai ekspor produk pertanian mencapai US$5,16 miliar selama periode Januari 2012--November 2012 dari periode yang sama tahun sebelumnya US$4,68 miliar. Padahal total ekspor nonmigas turun 5,17% menjadi US$140,76 miliar dari US$148,42 miliar. Sekretaris Jenderal Dewan Hortikultura Karen Tambayong mengungkapkan pertumbuhan positif tersebut akibat kontribusi komoditas sawit. Dia juga menyatakan neraca ekspor sektor pertanian akan negatif apabila komoditas sawit tidak dihitung. "Kontribusi pertumbuhan positif dari kelapa sawit, karena untuk produk hortikultura kita jelas defisit, impor sudah semakin banyak. Kedelai, bawang putih, kita juga defisit," ujarnya kepada Bisnis Jumat (4/1). Menurutnya,sulit untuk berharap pada pertumbuhan ekspor pertanian apabila tidak ada perbaikan dari persoalan lahan. Karen juga mencontohkan dari luasnya lahan di Indonesia, tak ada satupun perkebunan kakao dan kopi yang terbilang besar. (if)

0 komentar:

Post a Comment